Author:
• Tuesday, December 20th, 2016

CHAPTER 10

E-COMMERCE : PASAR DIGITAL, BARANG DIGITAL

 

10.1 E-COMMERCE DAN INTERNET

E-COMMERCE SEKARANG INI

                E-Commerce mengacu pada penggunaan internet dan web untuk transaksi bisnis. E-commerce pertama ada di tahun 1995 pada saat portal internet pertama netscape.com menerima iklan dari sebuah perusahaan besar dan menimbulkan gagasan bahwa web dapat digunakan sebagai media baru untuk iklan dan penjualan. E-commerce terus berkembang sehingga menghasilkan keuntungan yang sangat besar di ritel Amerika Serikat, Eropa dan Asia. Penjualan konsumen online tumbuh dari tahun ke tahun. Sekitar 83 juta orang Amerika sekarang mengakses Internet menggunakan smartphone seperti iPhone, android, atau BlackBerry. Mobile e-commerce telah memulai pertumbuhan yang cepat berdasarkan aplikasi, nada dering, hiburan download, dan layanan berbasis lokasi. Dalam beberapa tahun, ponsel akan menjadi perangkat yang paling utama dalam mengakses Internet.

 

MENGAPA E – COMMERCE BERBEDA

                Mengapa e-commerce tumbuh dengan cepat? Jawabanya ada pada sifat unik internet dan web. Jadi intinya e-commerce jauh lebih kaya dan jauh lebih kuat dari teknologi yang ada sebelumnya seperti radio, telefon, dan televise.

Ubiquity

                Dalam perdagangan tradisional, pasar adalah tempat fisik seperti took yang anda kunjungi untuk melakukan sebuah transaksi. E-commerce memungkinkan ada berbelanja melalui sebuah desktop dimanapun anda berada.

Jangkauan Global

e-commerce memungkinkan transaksi komersial melintasi batas-batas budaya dan negara dengan kenyamanan yang tinggi dan biaya yang lebih efektif daripada dari suatu sistem perdagangan yang tradisional.

 

Standar Universal

Satu kelebihan dari teknologi e-commerce adalah standar teknik dari internet. oleh karenanya, standar teknik untuk melakukan e-commerce merupakan standar universal. Standar ini digunakan oleh semua negara di seluruh dunia dan memungkinkan setiap komputer terhubung dengan komputer lainnya terlepas dari jenis platform teknologi masing-masingnya. Sebaliknya, sebagian besar teknologi perdagangan yang tradisional berbeda dari satu negara dengan negara lainnya.  Standar teknik universal dari internet dan e-commerce berpengaruh besar terhadap rendahnya biaya masuk pasar (market entry cost)-biaya yang harus dikeluarkan oleh penjual untuk membawa barangnya ke pasar. Pada saat yang bersamaan, untuk konsumen, standar universal menurangi biaya pencarian (search cost)-usaha yang dibutuhkan untuk mendapatkan barang sesuai keinginan mereka.

Interaktif

Tidak seperti teknologi komersial lainnya di abad ke-20, kecuali telepon, teknologi e-commerce sangat interaktif, yang berarti sangat memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara penjual dan konsumen. Semua aktivitas ini dimungkinkan oleh situs Web e-commerce. Interaktivitas memungkinkan seorang penjual online terlibat dengan pelanggan dengan cara yang sama seperti aktivitas tatap muka, tetapi dengan skala yang lebih besar dan global.

Penyesuaian

Pedagang dapat mengarahkan pesan pemasarannya pada orang-orang tertentu dengan menyesuaikan pesannya sesuai dengan nama, minat, dan pembelian seseorang dimasa lalu. Teknologi ini juga memungkinkan dilakukannya penyesuaian mengubah barang atau jasa yang dijual sesuai dengan preferensi pengguna atau perilaku yang ia tunjukan sebelumnya. Berdasarkan sifat interaktif dari teknologi e-commerce, lebih banyak informasi tentang konsumen yang dapat diperoleh  di pasar pada saat terjadi pembelian. Dengan meningkatkan kepadatan informasi, kecocokan yang baik tentang pembelian di masa lalu dan perilaku konsumen dapat disimpan dan dimanfaatkan oleh para penjual online.

 

KUNCI KONSEP DALAM E-COMMERCE: PASAR DIGITAL DAN PASAR BARANG DI PASAR GLOBAL

Lokasi, model waktu, dan pendapatan dari bisnis berbasis di beberapa bagian di biaya dan distribusi informasi. Internet telah menciptakan digital pasar di mana jutaan orang di seluruh dunia dapat saling bertukar sejumlah besar informasi secara langsung, langsung, dan gratis. Sebagai hasilnya, Internet telah mengubah cara perusahaan melakukan bisnis dan meningkatkan mereka jangkauan global.

Pasar digital sangat fleksibel dan efisien karena mereka beroperasi dengan berkurang pencarian dan biaya transaksi, biaya menu yang lebih rendah (biaya pedagang dari perubahan harga), diskriminasi harga yang lebih besar, dan kemampuan untuk mengubah harga dinamis berdasarkan kondisi pasar.

10.2 E – COMMERCE : BISNIS DAN TEKNOLOGI

TIPE E-COMMERCE

Ada banyak cara untuk mengklasifikasikan e-commerce. Tiga kategori perdagangan elektronik utama business-to-consumer (B2C) e-commerce, business-to-business (B2B) e-commerce, dan konsumen-toconsumer (C2C) e-commerce.

MODEL BISNIS E – COMMERCE

  • Portal
  • E-tailer
  • Content provider
  • Broker transaksi
  • Pencipta pasar
  • Penyedia layanan
  • Penyedia masyarakat

 

MODEL PENDAPATAN E-COMMERCE

  • Model pendapatan iklan
  • Model pendapatan penjualan
  • Model pendapatan langganan
  • Gratis / Model Freemium Pendapatan
  • Transaksi Biaya Pendapatan Model
  • Pendapatan afiliasi Model

 

JARINGAN SOSIAL DAN KEBIJAKAN

Salah satu daerah yang paling cepat berkembang dari pendapatan e-commerce adalah Web 2.0. Setiap hari lebih dari 60 juta pengguna internet di Amerika Serikat mengunjungi situs jejaring sosial seperti Facebook, MySpace, LinkedIn, dan ratusan orang lain. Situs jejaring sosial menghubungkan orang melalui bisnis yang saling menguntungkan atau hubungan pribadi, memungkinkan mereka untuk menambah teman-teman mereka untuk memimpin penjualan, kiat berburu pekerjaan, atau teman-teman baru. MySpace, Facebook, dan Friendster menarik bagi orang-orang yang terutama tertarik dalam memperluas persahabatan mereka, sementara LinkedIn berfokus pada pekerjaan jaringan untuk profesional.

 

 

10.3 THE MOBILE DIGITAL PLATFORM DAN MOBILE E – COMMERCE

Aplikasi Dan Layanan M-Commerce

M-Commerce adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti telepon genggam, Smart Phone, PDA, Notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain, pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-Commerce ini. Selain m-Commerce, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis. Aplikasi m-commerce telah digunakan untuk layanan yang lebih mengutamakan ketepatan waktu, sebagai tuntutan orang-orang yang selalu berpindah, atau untuk menyelesaikan tugas dengan lebih efisien daripada menggunakan metode lain.

 

10.4 MEMBANGUN WEBSITE E-COMMERCE

PIECE OF THE SITE – BANGUNAN PUZZLE

Mari kita asumsikan Anda seorang manajer menengah bagian perusahaan industri sekitar 10.000 karyawan di seluruh dunia, yang beroperasi di delapan negara di Eropa, Asia, dan Amerika Utara. Manajemen senior telah memberikan anggaran sebesar $ 1 juta untuk membangun sebuah situs e-commerce dalam waktu satu tahun. Tujuan dari situs ini akan menjual dan melayani 20.000 pelanggan perusahaan, yang sebagian besar kecil mesin dan logam fabrikasi toko di seluruh dunia.

MEMBANGUN SITUS WEB: IN HOUSE OUTSOURCING

Ada banyak pilihan untuk membangun dan memelihara situs Web. Banyak tergantung pada berapa banyak uang yang Anda bersedia untuk menghabiskan. Pilihan berkisar dari Outsourcing pengembangan situs Web seluruh ke vendor eksternal untuk membangun segala sesuatu sendiri (in-house). Anda juga memiliki keputusan kedua untuk membuat:  (mengoperasikan) situs di server perusahaan Anda sendiri atau akan Anda Outsource hosting untuk penyedia Web host? Ada beberapa vendor yang akan merancang, membangun, dan host situs Anda, sementara yang lain akan baik membangun atau host (tapi tidak keduanya). Misalnya, Yahoo Merchant Solutions, Toko Amazon, dan eBay semua menyediakan template yang hanya mengharuskan Anda untuk memasukkan teks, grafik, dan data lainnya, serta infrastruktur untuk menjalankan situs Web setelah telah dibuat. Ini adalah yang paling solusi mahal dan sederhana, tetapi Anda akan terbatas pada “tampilan dan nuansa” dan fungsionalitas yang disediakan oleh template dan infrastruktur.

 

 

Author:
• Tuesday, December 20th, 2016

CHAPTER 13

MEMBANGUN SISTEM INFORMASI

 

13.1 SISTEM SEBAGAI PERUBAHAN YANG DIRENCANAKAN DALAM ORGANISASI

PEMBANGUNAN SISTEM DAN PERUBAHAN ORGANISASI

Teknologi informasi dapat mempromosikan berbagai tingkat perubahan organisasi. empat jenis perubahan organisasi struktural yang diaktifkan oleh teknologi informasi: (1) otomatisasi, (2) rasionalisasi, (3) desain ulang proses bisnis, dan (4) pergeseran paradigma. Masing-masing membawa risiko dan manfaat yang berbeda.

Bentuk yang paling umum dari perubahan organisasi IT-enabled adalah otomatisasi. Aplikasi pertama dari teknologi informasi yang terlibat membantu karyawan dengan melakukan tugas-tugas mereka secara lebih efisien dan efektif. Rasionalisasi prosedur adalah perampingan prosedur operasi standar. Misalnya, CIMB Bank sistem untuk menangani rekening perbankan ritel efektif tidak hanya karena menggunakan teknologi komputer tetapi juga karena perusahaan disederhanakan Proses bisnis untuk membuka rekening pelanggan.  Jenis yang lebih kuat dari perubahan organisasi adalah mendesain ulang proses bisnis, di mana proses bisnis dianalisis, disederhanakan, dan didesain ulang. desain ulang proses bisnis mereorganisasi alur kerja. Bentuk yang lebih radikal dari Perubahan bisnis disebut pergeseran paradigma. Pergeseran paradigma melibatkan pemikirkan kembali sifat bisnis dan sifat organisasi. pergeseran paradigma dan reengineering sering gagal karena luas Perubahan organisasi ini sangat sulit untuk diatur.

 

MENDESAIN ULANG PROSES BISNIS

Saat ini banyak bisnis yang mencoba menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan proses bisnis mereka. Untuk menangani perubahan ini, organisasi beralih ke proses manajemen bisnis. BPM (Business Process Management) menawarkan beragam jenis alat dan metodologi dalam menganalisis proses bisnis. Langkahnya adalah:

  1. Merubah proses identifikasi
  2. Analisis proses yang telah ada
  3. Mendesain proses baru
  4. Mengimplementasi proses baru
  5. Mengontrol secara terus menerus

 

13.2 SEKILAS MENGENAI PERKEMBANGAN SISTEM

 

ANALISIS SISTEM

Analisis system adalah menganalisis masalah yang terjadi di perusahaan dan mencoba memecahkannya dengan system informasi. Analisis sistem juga termasuk studi kelayakan untuk menentukan solusi apa yang layak, atau yang dicapai, dari keuangan, teknis, dan sudut pandang organisasi. Biasanya, proses analisis sistem mengidentifikasi beberapa solusi alternatif bahwa organisasi dapat mengejar dan menilai kelayakan masing-masing.

DESIGN SISTEM

Analisis system menggambarkan apa yang harus dilaksanakan oleh system untuk memenuhi kebutuhan informasi dan design system untuk memperlihatkan bagaimana system tersebut akan memenuhi sasaran ini. Perancangan system informasi adalah keseluruhan rencana atau model untuk system ini.

 

MENYEMPURNAKAN PROSES PEMBANGUNAN SISTEM

  1. Programing

Selama tahap pemrograman, spesifikasi sistem yang disiapkan

selama tahap desain diterjemahkan ke dalam kode program perangkat lunak. Saat ini, banyak organisasi tidak lagi melakukan pemrograman mereka sendiri untuk sistem baru. Sebagai gantinya, mereka membeli perangkat lunak yang memenuhi persyaratan untuk system.

  1. Uji Coba

Pengujian  harus dilakukan untuk mengetahui apakah sistem memberikan hasil-hasil yang benar. Pengujian menjawab pertanyaan, “apakah sistem akan memberikan hasil yang diinginkan dalam kondisi-kondisi yang diketahui?”

Pengujian system menguji apakah modul yang terpisah dapat berfungsi secara bersama-sama seperti yang direncanakan dan apakah ada ketidak cocokan antara cara kerja system yang sesungguhanya ketika system tersebut disusun.

  1. Produksi dan Pemeliharaan

Setelah sistem baru dipasang dan konversi selesai, dikatakan system ini dalam produksi. Selama tahap ini, sistem akan ditinjau oleh pengguna dan spesialis teknis untuk menentukan seberapa baiknya dan untuk memutuskan apakah adanya perbaikan atau modifikasi. Dalam beberapa kasus, dokumen pemeriksaan pasca-implementasi resmi disiapkan.

 

PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM : METODOLOGI TERSTRUKTUR DAN METODOLOGI BERORIENTASI OBJEK

METODOLOGI TERSTRUKTUR

Metodologi terstruktur telah digunakan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan desain sistem informasi sejak tahun 1970-an. metode pengembangan terstruktur adalah proses-berorientasi fokus utama pada proses permodelan, atau tindakan yang menangkap, menyimpan, memanipulasi, dan mendistribusikan aliran data melalui sistem. Metode ini memisahkan daata dari proses. Alat utama untuk mewakili komponen sistem dan aliran data antara mereka adalah diagram aliran data (DFD).

Dalam metodologi terstruktur, desain perangkat lunak dimodelkan menggunakan hirarkis grafik struktur. Bagan Struktur adalah bagan top-down yang menunjukkan setiap tingkat desain, hubungannya dengan tingkat lain.

 

PENGEMBANGAN BERORIENTASI OBJEK

Metode terstruktur berguna untuk proses pemodelan tetapi tidak menangani pemodelan data dengan baik. Pengembangan berorientasi objek mengatasi masalah-masalah ini. Pengembangan berorientasi objek menggunakan objek sebagai unit dasar dari analisis dan perancangan system. Sistemnya dimodelkan sebagai kumpulan objek dan hubungan di antaranya. Karena logika pemrosesannya tersimpan di dalam objek alih-alih di dalam program peranti lunak yang terpisah, objek-objek harus berkolaborasi untuk membuat sistemnya berjalan.

 

13.3 SISTEM ALTERNATIF – PENDEKATAN PEMBANGUNAN

SIKLUS HIDUP SISTEM TRADISIONAL

Siklus system hidup adalah metode tertua untuk membangun sistem informasi. Metodologi siklus hidup adalah pendekatan bertahap untuk membangun sebuah sistem, membagi pengembangan sistem ke tahap formal. Metodologi siklus sistem hidup mempertahankan divisi formal antara pengguna akhir dan spesialis sistem informasi. Siklus hidup juga menekankan spesifikasi formal dan dokumen, begitu banyak dokumen yang dihasilkan selama proyek. Siklus sistem kehidupan masih digunakan untuk membangun sistem kompleks yang besar yang memerlukan analisis persyaratan yang ketat dan formal, spesifikasi yang telah ditetapkan, dan kontrol ketat atas proses pembangunan sistem.

PROTOTYPING

Prototyping terdiri dari membangun sistem eksperimental cepat dan murah bagi pengguna akhir untuk mengevaluasi. Dengan berinteraksi dengan prototipe, pengguna bisa mendapatkan ide yang lebih baik dari informasi yang mereka butuhkan. Prototyping lebih eksplisit dari siklus hidup konvensional, dan secara aktif mempromosikan perubahan system desain.

 

13.4 PENGEMBANGAN APLIKASI UNTUK PERUSAHAAN DIGITAL

RAPID APPLICATION DELEVOPMENT

Perangkat peranti lunak berorientasi objek, peranti lunak yang dapat dipakai ulang, pembuatan prototype, dan perangkat bahasa generasi keempat membantu para pembangun sistem melakukan pekerjaan sistem lebih cepat daripada jika mereka menggunakan metode pengembangan sistem dan peralatan peranti lunak yang tradisional. Istilah pengembangan aplikasi cepat digunakan untuk menggambarkan proses pembuatan sistem yang dapat dilangsungkan dalam waktu yang singkat.

PENGEMBANGAN BERBASIS KOMPONEN LAYANAN WEB

Untuk pembuatan peranti lunak yang lebih cepat, kelompok-kelompok objek telah dirakit untuk menyediakan komponen peranti lunak untuk fungsi-fungsi yang umum, seperti antarmuka grafis bagi pengguna atau fungsi pemesanan online yang dapat dikombinasikan untuk membuat aplikasi bisnis berskala besar

Author:
• Monday, December 19th, 2016

CHAPTER 1

SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS GLOBAL SAAT INI

 

  1. PERAN SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS GLOBAL SAAT INI

Pada tahun 2010, bisnis Amerika akan menghabiskan lebih dari 520 milyar dollar untuk system informasi hardware, software, dan peralatan telecomunikasi. Belum lagi, mereka akan mengeluarkan lebih dari 800 milyar dollar untuk bisis dan konslutan menejemen. Bayangkan 1-1 menunjukkan bahwa antara tahun 1980 dan 2009, investasi bisnis swasta di dalam teknologi informasi yang terdiir dari perangkat keras, perangkat lunak dan peralatan komunikasi meningkat dari 32% menjadi 52 persen dari semua modal yang diinvestasikan.

 

BAGAIMANA SISTEM INFORMASI BERUBAH MENJADI BISNIS

            Jika kita amati bagaimana orang-orang melakukan bisnis di dalam kehidupan sehari – hari, handphone seperti iphone, blackberry, email dan lain sebagainya menjadi salah satu alat komunikasi yang sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis.

                Pada tahun 2010, lebih dari 99 juta orang di Amerika mengakses internet menggunakan telfon seluler. sekarang ini 162 juta orang Amerika berbelanja online, 133 orang lainya sudah membeli barang secara online. Setiap harinya 41 juta orang America mencari dan menggunakan produk dan jasa secara online. Bukan masalah belanja online saja, dengan berkembangnya internet dalam alat komunikasi memudahkan orang lain dalam membaca yang biasanya mereka membaca melalui surat kabar kini mereka mulai berpindah ke berita online, orang orang juga mulai sering membaca blog – blog untuk mengetahui informasi yang ingin mereka dapatkan. Situs jejaring social juga berkembang sangat pesat salah satu contohnya adalah facebook yang mengundang pengunjung lebih dari 500 juta di dunia. Dalam dunia bisnispun begitu, mereka menggunakan facebook untuk berjualan dan berhubungan antar karyawan diperusahaanya. Pendapatan klan yang di dapat dari google pun mencapai 25 milyar dollar di tahun 2009, dan meningkat lebih dari 10% setiap tahunya.

 

APA YANG BARU DARI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN?

Di bidang teknologi ada 3 perubahan yang saling terkait:

  1. Munculnya platform mobile digital
  2. Tumbuhnya system online sebagai layanan/jasa
  3. Pertumbuhan “cloud computing” dimana semakin banyak bisnis berjalan melalui internet

I phones, Ipad, blackberry, web dan lain sebagainya mereka mewakili platform komputasi baru yang muncul dan mendukung sebagian besar manajer dalam mengkoordinasikan pekerjaan, membuat keputusan, dan berkomunikasi dengan karyawan.

Manajer biasanya secara rutin menggunakan “web 2.0” teknologi seperti jejaring social. Memudahkan menghubungkan karayawan yang terpisah zona dan waktu sehingga mempermudah pekerjaan. Dengan Platform yang sama berarti perushaan bisa lebih banyak memasang iklan dan lebih mudah dalam menawarkan produknya. Karena, perusahaan dapat berkolaborasi dengan pemasok dan pelanggan dalam menciptakan produk baru.

 

TANTANGAN DAN PELUANG GLOBALISASI

Friedman berpendapat bahwa negara-negara AS dan Eropa berada dalam masa perebutan kekuasaan ekonomi, bersaing untuk mendapatkan pasar, sumber daya, dan ide-ide brilian, orang yang berkeinginan tinggi dengan upah yang rendah di negara yang kurang berkembang (Friedman, 2007). “Globalisasi” ini menyajikan tantangan dan peluang bagi perusahaan-perusahaan.

Tak hanya barang-barang yang bergerak melintasi perbatasan. Demikian juga pekerja, beberapa dari mereka adalah pekerja dengan bayaran tinggi. Dalam dekade terakhir, Amerika Serikat kehilangan beberapa juta pekerja, karena upah rendah dari produsen. Namun sekarang, manufaktur menjadi bagian yang sangat kecil dari pekerjaan penduduk AS (kurang dari 12 persen dan menurun).

Dari segi positifnya, secara normal perekonomian AS menciptakan lebih dari 3,5 juta lapangan pekerjaan baru. Pekerjaan dalam bidang sistem informasi dan pekerjaan jasa lainnya berkembang, dengan upah yang stabil. Outsourcingsebenarnya mempercepat pengembangan sistem baru di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Perusahaan yang memproduksi barang dan jasa dalam skala global mencapai pengurangan biaya yang luar biasa dengan mencari pemasok berbiaya rendah dan mengelola fasilitas produksi di negara lain. Perusahaan jasa Internet, seperti Google dan eBay, dapat mereplikasi model bisnis dan layanan mereka di beberapa negara tanpa harus merancang ulang biaya tetap infrastruktur sistem informasi mereka yang mahal.

 

MUNCULNYA PERUSAHAAN DIGITAL

Sebuah perusahaan digital adalah salah satu di yang hampir semua hubungan bisnis yang signifikan organisasi dengan pelanggan, pemasok, dan karyawan secara digital diaktifkan dan dimediasi. Dalam sebuah perusahaan digital, setiap sepotong informasi yang diperlukan untuk mendukung keputusan bisnis utama tersedia di setiap saat dan di mana saja di perusahaan. Perusahaan digital merasakan dan merespon lingkungan mereka jauh lebih cepat daripada perusahaan tradisional, memberi mereka lebih banyak fleksibilitas untuk bertahan hidup di masa penuh gejolak. Inti proses sbisnis dicapai melalui jaringan digital yang mencangkup seluruh organisasi atau terhubung ke beberapa organisasi

 

TUJUAN BISNIS STRATEGIS SISTEM INFORMASI

Di Amerika, lebih dari 23 juta manajer dan 113 juta pekerja di tenaga kerja bergantung pada sistem informasi untuk melakukan bisnis. sistem informasi merupakan hal penting untuk melakukan pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari di Amerika Serikat dan di kebanyakan negara-negara maju lainnya.  

Hamper seluruh sector ekonomi termasuk perusahaan – perusahaan membutuhkan system informasi untuk bertahan hidup dan berkembang. Teknologi informasi adalah dasar untuk berbisnis di abad dua puluh satu. Ada saling ketergantungan antara kemampuan perusahaan untuk menggunakan teknologi informasi dan kemampuan untuk menerapkan strategi perusahaan dan mencapai tujuan perusahaan. Bisnis apa yang ingin dilakukan dalam lima tahun tergantung pada system apa yang bias dilakukan. Peningkatan saham, menjadi produsen yang berkualitas tinggi atau berbiaya rendah, mengembangkan produk baru, dan meningkatkan produktivitas karyawan terrgantung pada jenis dan kualitas sistem informasi dalam suatu organisasi.

enam tujuan bisnis strategis yaitu:

  1. keunggulan operasional;
  2. produk baru, jasa, dan model bisnis;
  3. pelanggan dan pemasok keintiman;
  4. meningkatkan keputusan membuat;
  5. keunggulan kompetitif; dan
  6. kelangsungan hidup.

 

 

  1. PERSPEKTIF TENTANG SISTEM INFORMASI

Sistem informasi secara teknis dapat didefinisikan sebagai sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan/mendapatkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan, informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. sistem informasi merupakan bagian dari serangkaian kegiatan nilai tambah untuk memperoleh, mengubah, dan mendistribusikan informasi yang dapat digunakan manajer untuk meningkatkan pengambilan keputusan, meningkatkan kinerja organisasi, dan, pada akhirnya, meningkatkan profitabilitas perusahaan. Sebuah sistem informasi merupakan solusi organisasional dan manajemen, berbasis teknologi informasi, untuk tantangan atau masalah yang ditimbulkan oleh lingkungan.

 

DIMENSI SISTEM INFORMASI

  1. ORGANISASI

Sistem informasi merupakan bagian integral dari organisasi. Untuk beberapa perusahaan, seperti perusahaan pelaporan kredit, tidak akan ada bisnis tanpa sistem informasi. Elemen-elemen kunci dari sebuah organisasi adalah orang-orangnya, struktur organisasi, proses bisnis, politik, dan budaya. Organisasi bisnis terdiri dari tiga tingkat utama: Top manajemen, Middle manajemen,dan manajemen

 

  1. MANAJEMEN

Tugas manajemen adalah membuat keputusan, dan merumuMkan rencana aksi untuk memecahkan masalah organisasi. Seorang manajer dihadapi tantangan bisnis di lingkungan, mengatur strategi organisasi untuk menanggapi tantangan tersebut, dan mereka mengalokasikan sumber daya manusia dan keuangan untuk mengkoordinasikan pekerjaan dan mencapai kesuksesan. Selain itu, mereka juga harus menjalankan tugas sebagai pemimpin yang bertanggung jawab

  1. TEKNOLOGI INFORMASI

Teknologi informasi merupakan salah satu alat yang digunakan manajer untuk mengatasi perubahan. Perangkat keras komputer merupakan peralatan fisik yang digunakan untuk input, proses, dan output kegiatan dalam suatu sistem informasi.

 

  • PENDEKATAN KONTEMPORER SISTEM INFORMASI

 

PENDEKATAN TEKNIS

Pendekatan teknis untuk sistem informasi menekankan pada model matematis untuk mempelajari sistem informasi, serta teknologi fisik dan formal kemampuan sistem ini. Ilmu manajemen menekankan pengembangan model untuk pengambilan keputusan dan praktek manajemen. Operasi penelitian berfokus pada matematika teknik untuk mengoptimalkan parameter yang dipilih dari organisasi, seperti transportasi,pengecekan barang, dan biaya transaksi.

 

PENDEKATAN PERILAKU

                Pendekatan prilaku sebenarnya tidak mengabaikan teknologi. teknologi sistem informasi sering menjadi penyebab bagi permasalahan atau isu prilaku. Tetapi fokus dari pendekatan ini umumnya bukan pada solusi teknisnya,sebaliknya pendekatan ini berkonsentrasi pada perubahan tingkah laku,kebijakan manajemen dan organisasi dan prilaku.

 

PENDEKATAN SISTEM SOSIOTEKNIS

Dalam perspektif sosioteknis ,kinerja sistem akan optimal pada saat teknologi dan organisasi secara bersama-sama saling menyesuaikan sampai tingkat kombinasi yang memuaskan diperoleh.

 

 

Author:
• Monday, December 19th, 2016

CHAPTER 2

GLOBAL E – BUSSINESS AND COLLABORATION

 

2.1 PROSES BISNIS DAN SISTEM INFORMASI

 

PROSES BISNIS

Proses bisnis adalah suatu kegiatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk atau layanan. Kegiatan ini didukung oleh arus material, informasi, dan pengetahuan anatara para peserta di dalam proses bisnis. Proses bisnis juga mengacu pada cara yang unik di mana organisasi koordinat bekerja, informasi, dan pengetahuan, dan cara-cara di mana manajemen memilih untuk mengkoordinasikan pekerjaan. Setiap bisnis dapat dilihat sebagai kumpulan dari proses bisnis. Nyatanya proses yang kelihatannya sederhana ternyata sangat rumit dan membutuhkan koordinasi yang baik agar efisiensi. Proses pemenuhan pesanan membutuhkan informasi jelas. Informasi tersebut juga harus berjalan lancarr dan tesampaikan dalam perusahaan dari satu pembuat keputusan ke pembuat keputusan yang lain.

 

BAGAIMANA TEKNOLOGI INFORMASI MEMPERBAIKI PROSES BISNIS

Teknologi baru benar – benar dapat mengubah arus informasi, dan mempermudah orang untuk mengakses suatu informasi sehingga mempermudah segala urusan di dalam proses bisnis termasuk pembelian barang – barang yang dibutuhkan dalam bisnis hingga pengambilan keputusan.

Dengan menganalisis proses bisnis, Anda dapat mencapai pemahaman yang sangat jelas tentang bagaimana suatu bisnis benar-benar bekerja. Selain itu, dengan melakukan analisis terhadap proses bisnis, anda akan memahami bagaimana mengubah bisnis dengan meningkatkan proses untuk membuatnya lebih efisien.

 

2.2 TIPE SISTEM INFORMASI

 

SISTEM UNTUK KELOMPOK MANAJEMEN YANG BERBEDA

Suatu perusahaan bisnis mempunyai sistem untuk mendukung kelompok atau tingkatan manajemen yang berbeda. Sistem ini meliputi sistem pemrosesan transaksi, system informasi manajemen, sistem pendukung keputusan, dan sistem untuk intelijen bisnis.

System Proses Transaksi

Manajer operasional membutuhkan system yang menyediakan informasi mengenai aktivitas dan transaksi seperti penjualan, penerimaan, deposit, daftar gaji, keputusan kredit dan arus bahan baku pabrik. Tujuan utama system pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan rutin dan melacak arus transaksi dalam suatu organisasi.

                Seorang manajer memerlukan system proses transaksi perlu memantau status operasi internal dan hubungan perusahaan dengan lingkungan luar.

System intilijen bisnis untuk pembuatan keputusan

Manajemen menengah membutuhkan sistem untuk membantu dengan pemantauan, pengendalian,pengambilan keputusan, dan kegiatan administrasi.

Sistem Informasi Manajemen diperlukan oleh manajemen untuk membantu pengawasan, pengendalian, pengambilan keputusan dan aktivitas administrative.

Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan menyediakan pengambilan keputusan yang tidak rutin. System ini menggunakan informasi internal dari SPT dan SIM, namun lebih sering menggunakan informasi eksternal seperti harga saham saat ini atau harga barang perusahaan pesaing.

Intelijen Bisnis adalah istilah terkini mengenai data dan perangkat lunak untuk mengorganisasi, menganalisis, dan menyediakan akses kepada data untuk membantu manajer dan pengguna lain di dalam suatu perusahaan dalam membuat keputusan berdasarkan informasi.

Beberapa jenis sistem intelijen adalah Sistem pendukung keputusan yang berfokus pada masalah yang unik dan cepat berubah, prosedur dalam mencapai atau menghasilkan suatu solusi belum ditentukan sebelumnya secara keseluruhan  dan Sistem pendukung eksekutif yang membantu manajemen senior dalam mewujudkan keputusan yang telah dibuat. Sistem tersebut ditujukan untuk mendukung pengambilan keputusan rutin yang membutuhkan pertimbangan, evaluasi, dan wawasan.

 

SISTEM UNTUK MEMBUAT PERUSAHAAN SALING TERHUBUNG

Aplikasi Perusahaan

            Aplikasi perusahan membantu perusahaan menjadi lebih fleksibel dan produktif dengan mengkoordinasikan proses bisnis lebih dekat sehingga berfokus pada sumber daya manajemen yang efesien dan pelayanan pelanggan. Terdapat 4 kategori utama aplikasi perusahaan: Sistem perusahaan, Sistem pengelolaan rantai pasokan, Sistem pengelolaan hubungan pelanggan, dan Sistem manajemen pengetahuan.

Intranet dan Eksternet

Intranet adalah website internal perusahaan yang hanya bisa diakses oleh karyawan. Berbeda dengan internet, Intranet menggunakan teknologi dan teknik seperti internet jangkauan luas, dan intranet adalah akses area pribadi di kawasan perusahaan. Ekstarnet adalah website perusahaan yang bisa diakses oleh vendor dan pemasok dan sering digunakan untuk mengkoordinasikan perpindahan pasokan ke pabrik produksi.

E-BUSSINESS, E-COMMERCE DAN E-GOVENRMENT

E- bussiness adalah penggunaan teknologi digital dan internet untuk mengelola proses bisnis di dalam suatu perusahaan, termasuk aktivitas manajemen internal perusahaan untuk berkoordinasi dengan pemasok dan partner bisnis lainnya. Termasuk juga perdagangan elektronik e-commerce yang adalah bagian dari e-business yang berhubungan dengan kegiatan jual-beli suatu barang atau jasa melalui internet. Sedangkan e-Government  mengacu pada penggunaan teknologi aplikasi jaringan dan internet yang memungkinkan pemerintah berhubungan dengan masyarakat, organisasi bisnis, sektor swasta dan instansi pemerintag terkait lainnya secara digital. Teknologi yang berhubungan dengan bisnis elektronik juga membawa perubahan di sektor umum. Pemerintahan juga menggunakan teknologi internet untuk mengirimkan suatu informasi dan pelayanan kepada masyarakat, karyawan dan bisnis.

 

2.3 SISTEM UNTUK KOLABORASI DAN KERJASAMA TIM

APA ITU KERJASAMA?

Kejasama adalah bekerja dengan orang lain untuk mencapai suatu tujuan bersama. Kerja sama berfokus pada tugas atau prestasi misi dan biasanya terjadi di dalam bisnis, atau suatu organisasi lainnya, dan antara perusahaan. Kerjasama dapat berumur pendek, berlangsung hanya dalam hitungan menit, atau jangka panjang, tergantung pada sifat dari tugas dan hubungan antara peserta.

Kerja sama dan kerja tim menjadi penting saat ini karena berbagai alasan; Mengubah suasana pekerjaan, Menumbuhkan kerjasama yang professional, Mengubah organisasi perusahaan, Mengubah ruang lingkup perusahaan, menekankan inovasi, Mengubah budaya kerja dan bisnis.

KEUNTUNGAN DARI KERJASAMA DAN KERJA TIM

                Sebuah survei global terbaru dari manajer bisnis dan sistem informasi ditemukan bahwa investasi di dalam teknologi kolaborasi diproduksi perbaikan organisasi yang kembali lebih dari empat kali jumlah investasi, dengan manfaat terbesar untuk penjualan, pemasaran, dan fungsi penelitian dan pengembangan. Ada beberapa manfaat di dalam suatu kerjasama. Yang pertama adalah produktifitas, karena orang-orang dapat bekerjasama bias menyelesaikan tugasnya lebih cepat dibandingkan dengan orang yang bekerja sendiri. Lalu yang kedua adalah kualitas, orang yang bekerjasama dapat dengan cepat mengetahui kesalahan serta memperbaikinya sehingga kualitas dari kerja sama bias menurunkan ketertundaan dalam produksi. Yang ketiga adalah inovasi, orang yang bekerjasama dapat menghasilkan suatu inovasi tentang produk, jasa yang akan di produksinya sehingga dapat meningkatkan kualitas dan perkembangan dari suatu produk tersebut. Yang keempat adalah layanan pelanggan, keluhan dan masukan dari pelanggan dapat diserap dan di perbaiki dengan lebih cepat dan mudah jika dilakukan dengan kerjasama. Dan yang terakhir adalah kinerja keuangan, karena dengan bekerjasama dapat meningkatkan penjualan serta dapat memperoleh hasil yang lebih besar dibandingkan dengan bekerja sendiri.

 

ALAT DAN TEKNOLOGI UNTUK KERJA SAMA

Alat dan teknologi untuk kerja sama, diantaranya yaitu :

  • E-mail dan Instant Messaging (IM)
  • Wiki
  • Jejaring sosial
  • Virtual Worlds
  • Platform Kolaborasi dan Bisnis Jejaring Sosial
  • Google Apps/Google Sites dan Cloud Collaboration Services
  • Microsoft SharePoint
  • Lotus Notes

 

Author:
• Monday, December 19th, 2016

CHAPTER 3

SISTEM INFORMASI, ORGANISASI DAN STRATEGI

 

3.1 ORGANISASI DAN SISTEM INFORMASI

APA ITU ORGANISASI?

Sebuah organisasi adalah struktur sosial formal yang mengambil sumber dari lingkungan dan mengolah mereka sehingga menghasilkan suatu output. Modal dan tenaga kerja adalah factor produksi primer yang disediakan oleh lingkungan. Organisasi adalah entitas hukum formal dengan aturan internal dan prosedur yang harus mematuhi undang-undang. Organisasi juga merupakan struktur social karena mereka adalah kumpulan dari elemen social. Definisi teknis dan perilaku organisasi tidak bertentangan. Mereka saling melengkapi: Definisi teknis memberitahu kita bagaimana ribuan perusahaan di pasar yang kompetitif menggabungkan modal, tenaga kerja, dan teknologi informasi, sedangkan model perilaku membawa kita ke dalam perusahaan individu untuk melihat bagaimana teknologi mempengaruhi organisasi dalam suatu pekerjaan.

 

FITUR ORGANISASI

Semua organisasi modern memiliki karakteristik tertentu. Suatu organisasi mencoba merekrut karyawan berdasarkan teknis kualifikasi dan profesionalisme (bukan dari koneksi). Suatu organisasi dikhususkan untuk suatu prinsip efisiensi yaitu memaksimalkan output dengan menggunakan input yang seminimal mungkin. Proses bisnis , budaya organisasi, politik organisasi, lingkungan sekitar, struktur, tujuan, konstituen, dan kepemimpinan gaya merupakan fitur mempengaruhi jenis sistem informasi yang digunakan oleh suatu organisasi.

Fitur organisasi ada 5:

  1. Rutinitas dan Proses Bisnis
  2. Politik Organisasi
  3. Budaya Organisasi
  4. Lingkungan Organisasi
  5. Struktur Organisasi
  6. Fitur-fitur Organisasi Lainnya

 

Rutinitas Dan Proses Bisnis

Suatu perusahaan menjadi efiesien dari waktu ke waktu. Sebagai karyawan belajar rutinitas ini membuat mereka menjadi sangat produktif dan efisien, dan perusahaan mampu mengurangi biaya dari waktu ke waktu sebagai meningkatkan efisiensi.

 

Organisasi Politik

Orang dalam suatu organisasi menempati posisi yang berbeda dengan spesialisasi yang berbeda, kekhawatiran, dan perspektif. Akibatnya, mereka mempunyai perbedaan yang alami dari sudut pandang tentang bagaimana sumber daya, upah, dan hukuman harus didistribusikan.

 

3.2 BAGAIMANA SISTEM INFORMASI MEMPENGARUHI ORGANISASI DAN BISNIS PERUSAHAAN

DAMPAK EKONOMI

Dari sudut pandang ekonomi, TI merubah biaya relative modal dan biaya informasi yang bersifat relative atau tidak langsung atau bergantung kondisi tertentu. Sistem informasi dapat dipandang sebagai faktor produksi yang menggantikan modal dan tenaga kerja.Teknologi informasi juga memengaruhi biaya dan kualitas informasi serta mengubah nilai ekonomi. Sistem informasi dan organisasi digunakan untuk saling berinteraksi dan mempengaruhi. Sistem informasi juga terhubung dengan struktur, budaya, proses bisnis organisasi. Hubungan yang rumit antara sistem informasi, kinerja organisasi dan pembuatan keputusan harus dikelola dengan cermat.

                Teknologi informasi dapat membantu perusahaan menurunkan biaya partisipasi pasar (biaya transaksi) membuatnya berharga untuk beberapa perusahaan untuk membuat kontrak dengan pemasok dari luar dari pada menggunakan sumber dari dalam.

 

DAMPAK ORGANISASI DAN PERILAKU

  1. TI Meratakan Organisasi
  2. Organisasi Pascaindustri
  3. Memahami penolakan organisasi terhadap perubahan

 

INTERNET DAN ORGANISASI

Internet terutama World Wide Web (WWW) memiliki dampak penting terhadap hubungan perusahaan dan entitas di luar perusahaan. Internet mampu meningkatkan aksesibilitas, penyimpanan dan distribusi informasi dan pengetahuan lainya. Dengan Adanya Internet daya kompetitif pasar tradisional masih bekerja, tapo persaingannya semakin ketat. Dengan adanya internet mampu membangun merek dan membangun dsar pelanggan yang sangat besar. Dengan adanya internet juga membuat beberapa perusahaan berkembang jauh lebih baik dari sebelumnya karena mampu menurunkan biaya transaksi yang sebagian besar merupakan masalah yang dihadapi suatu organisasi.

 

  • MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI UNTUK MECAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF

 

MODEL DAYA KOMPETITIF PORTER

Model porter banyak digunakan untuk pemahaman kompetitif. Moder porter adalah semua tentang lingkungan bisnis perusahaan secara umum.  Posisi trategis perusahaan dan strateginya bukan hanya ditentukan oleh kompetisi dengan pesaing tradisional, tetapi juga dipengaruhi pemain baru di pasar, barang dan jasa pengganti, pemasok, dan pelanggan. Sistem informasi mmbantu perusahaan bersaing dengan mempertahankan harga yang rendah, membedakan barang dan jasa, berfokus pada peluang pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan dan pemasok, meningkatkan batasan entri pasar dengan tingkat operasional yang sangat baik.

Lima kekuatan kompetitif bentuk milik perusahaan adalah:

  1. Pesaing tradisional
  2. Pendatang baru di pasar
  3. Produk dan jasa pengganti
  4. Pelanggan
  5. pemasok

 

STRATEGI SISTEM INFORMASI UNTUK BERHUBUNGAN DENGAN DAYA KOMPETITIF

Ada empat strategi umum yang masing-masing dihidupkan dengan menggunakan teknologi informasi dalam menghadapi kekuatan kompetitiv:

 

  1. Biaya Kepemimpinan atau Manajemen yang Rendah : sistem informasi untuk mencapai harga dan biaya operasional yang serendah-rendahnya

 

  1. Diferensiasi Produk : sistem informasi untuk menciptakan produk atau layanan baru.

 

 

  1. Fokus pada Ceruk Pasar: sistem informasi untuk memfokuskan perusahaan pada pangsa pasar yang spesifik. Sistem informasi mendukung strategi ini dengan menghasilkan dan menganalisis data guna disesuaikan dengan teknik penjualan dan pemasaran.

 

  1. Memperkuat Keakrabatan dengan Pelanggan dan Pemasok: sistem informasi untuk memperkuat hubungan dengan pemasok serta mengembangkan keakraban dengan pelanggan.

 

PENGARUH INTERNET TERHADAP KEUNTUNGAN KOMPETITIF

                Berikut adalah beberapa dampak negative dari internet pada perusahaan bisnis yang diidentifikasi oleh Porter:

Competitive Force Impact Of The Internet
Produk pengganti atau jasa Memungkinkan pengganti baru muncul dengan pendekatan baru untuk memenuhi kebutuhan.
Daya Tawar Pelanggan Tersedianya harga yang global dan informasi produk yang dapat mengubah daya tawar kepada pelanggan
Ancaman Pendatang Baru Internet dapat mengurangi hambatan, karena menyediakan teknologi yang membuat proses bisnis lebih mudah dilakukan

 

                Pada umumnya internet telah menghancurkan beberapa industry, namun tidak dapat dipungkiri bahwa dengan adanya internet juga menciptakan pasar baru dan membentuk banyak produk baru. Dalam hal lain internet memaksa seluruh industry khususnya perusahaan untuk mengubah cara mereka dalam melakukan bisnis.

 

  • MENGGUNAKAN SISTEM UNTUK KEUNTUNGAN KOMPETITIV : ISU KONTEMPORER

 

MEMPERTAHANKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF

Keunggulan kompetitif tidak selamanya mendatangkan keuntungan jangka panjang. Globalisasi telah membuat perubahan lebih cepat dan tak terduga. Internet dapat menghilangkan keunggulan kompetitif karena semua perusahaaan pada umumunya dapat menggunakan teknologi tersebut.

 

MENYELARASKAN TUJUAN BISNIS

Penelitian di bidang IT menemukan bahwa semakin berhasil suatu perusahaan dapat menyelaraskan teknologi informasi dengan tujuan bisnis, hanya seperempat perushaan yang dapat mencapai keselarasan antara teknologi informasi dengan tujuan bisnis.

Author:
• Monday, December 19th, 2016

CHAPTER 4

ETIKA DAN ISU SOSIAL DI SISTEM INFORMASI

 

4.1 MEMAHAMI ETIKA DAN ISU SOSIAL TERKAIT DENGAN SISTEM

Etika mengacu pada prinsip yang benar dan salah pada individu. Bertindak sebagai agen moral yang bebas, digunakan untuk membuat pilihan untuk membimbing perilaku mereka. System informasi menimbulkan pertanyaan etika baru bagi individu dan masyarakat karena mereka menciptakan peluang bagi perubahan social yang intense. Dan mengancam distribusi kekuasaan, uang, hak dan kewajiban.

Masalah etika dalam system informasi telah memberikan urgensi baru dengan munculnya internet dan perdagangan elektronik. Permasalahan etika yang disebabkan oleh sistem informasi adalah menciptakan akuntabilitas atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan standar untuk kualitas sistem pengamanan yang melindungi keamanan individu dan masyarakat, dan melindungi nilai dan institusi yang sangat penting bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi.

 

MODEL PEMIKIRAN TENTANg ISU ETIKA, SOSIAL DAN POLITIK

Isu etika, social dan politik saling berkaitan. Pengenalan teknologi informasi yang baru memiliki dampak yang seperti gelombang, menimbulkan isu etika, sosial, dan politik baru yang harus ditangani ditingkat individu, sosial, dan politik. Isu ini memiliki lima dimensi: hak dan kewajiban informasi, hak dan kewajiban kepemilikan, kualitas sistem, kualitas hidup, dan akuntabilitas dan pengendalian. Model ini dapat digunakan untuk menggambarkan dinamika yang menghubungkan isu etika, sosial dan plotis. Model ini juga bermanfaat untuk mengidentifikasi dimensi moral yang utama dari teknologi informasi, yang saling melintasi berbagai tingkatan tindakan individu, sosial, dan politis.

 

LIMA DIMENSI MORAL

            Isu isu etika, social dan politik yang diangkat dari system informasi termasuk dimensi moral adalah sebagai berikut:

  • Informasi hak dan kewajiban. Hak dan Informasi apa yang dimiliki individu dan organisasi? Apa yang bias mereka lindungi?
  • Hak milik dan kewajiban. Bagaimana hak kekayaan intelektual dilindungi di dalam masyarakat?
  • Akuntanbislitas dan control. Siapa yang bisa dan dapat dimintai pertanggungjawaban atas kerugian informasi dan hak milik individu?
  • Kualitas system. Standar data dan kualitas system apa yang harus kita tuntut untuk melindungi hak individu dan keamanan masyarakat?
  • Kualitas hidup. Nilai apa yang harus dilindungi di dalam masyarakat? Lembaga apa yang harus kita lindungi dari pelanggaran? Nilai dan praktik apa yang didukung oleh teknologi informasi baru?

 

TREN TEKNOLOGI YANG MENIMBULKAN ISU ETIKA

Perkembangana teknologi menyebabkan beberapa pengaruh yang ditimbulkan di dalam perusahan. Salah satunya, kemajuan analisis data dapat menyebabkan perusahaan dapat menganalisis data yang berukuran besar untuk mengembangkan profil terperinci atas perilaku individu. Kemajuan internet juga menyebabkan dapat menyalin dan mendapatkan data pribadi dengan mudah walau lokasinya sangat berjauhan. Namun, karena perkembangan ini menimbulkan banyak kejahatan yang terjadi, data pribadi secara tidak sadar menjadi konsumsi masyarakat luas. sebuah teknologi analisis data terbaru yang disebut nonobvious relationship awareness (NORA) telah memberikan lebih banyak kapasitas profiling bagi sektor swasta dan pemerintah. NORA dapat mengambil informasi tentang seseorang dari berbagai sumber yang terpisah, seperti aplikasi karyawan, catatan telepon, daftar pelanggan, dan daftar orang-orang yang dicari.

Akhirnya, kemajuan dalam jaringan, termasuk Internet, berjanji untuk mengurangi biaya dan mengakses data dalam jumlah besar dan membuka kemungkinan pengambilan data jarak jauh menggunakan mesin desktop kecil.

 

4.2 ETIKA DI DALAM INFORMASI SOSIAL

KONSEP DASAR: TANGGUNG JAWAB, AKUNTANBILITAS, DAN KEWAJIBAN

                Tanggung jawab adalah elemen kunci dari etika tindakan. Tanggung jawab berarti anda menerima biaya potensial, tugas dan kewajiban atas keputusan yang anda buat. Sedangkan,  Akuntanbilitas adalah menentukan siapa yang mengambil tindakan dan mekanisme siapa yang akan bertanggung jawab. Dan kewajiban adalah memperluas konsep tanggung jawab lebih ke masalah hukum.

ANALISIS ETIKA

Bagaimana anda harus menganalisis jika dihadapkan dengan situasi yang dapat memunculkan isu etika?

  1. Identifikasi dan uraikan fakta-fakta dengan jelas
  2. Jelaskan konflik atau dilemma dan nilai – nilai tinggi yang terlibat
  3. Identifikasi stakeholders
  4. Identifikasi pilihan yang dapat kamu ambil
  5. Identifikasi konsekuensi dari pilihan anda

 

KODE ETIK PROFESI

Kode etik profesional yang diumumkan oleh asosiasi profesi, seperti Asosiasi American Medical (AMA), American Bar Association (ABA), Asosiasi Teknologi Informasi Professionals (AITP), dan Association for Computing Machinery (ACM). Kode etik adalah janji-janji oleh profesi untuk mengatur diri mereka sendiri untuk kepentingan umum masyarakat. Sebagai contoh, hindari merugikan orang lain, menghormati hak milik (termasuk kekayaan intelektual), dan menghormati privasi antara General Moral Imperatif dari Kode ACM Etik dan Perilaku Profesional.

BEBERAPA DUNIA NYATA DILEMA ETIKA

Sistem informasi telah menciptakan dilema etika baru dimana satu kelompok memiliki kepentingan yang berlawanan dengan lainnya. Sebagai contoh, banyak perusahaan telepon besar di Amerika Serikat menggunakan teknologi Informasi untuk mengurangi jumlah karyawan mereka. Banyak perusahaan memantau apa karyawan mereka melakukan menggunakan Internet untuk mencegah mereka membuang-buang sumber perusahaan pada kegiatan non-bisnis.

 

4.3 DIMENSI MORAL DARI SISTEM INFORMASI

HAK INFORMASI: PRIVASI DAN KEBEBASAN DI ERA INTERNET

            Privasi adalah klaim individu untuk dibiarkan sendiri, bebas dari pengawasan atau intervensi dari individu atau organisasi lain, termasuk Negara. Klaim atas privasi juga terdapat dalam dunia kerja, contohnya jutaan karyawan menjadi subyek pengawasan elektronik dan  bentuk teknologi tinggi lainnya. Teknologi dan sistem informasi  membahayakan klaim individu atas privasi dengan membuat invasi terhadap privasi menjadi murah, menguntungkan, dan efisien.

 

TANTANGAN INTERNET TERHADAP PRIVASI

Teknologi internet menimbulkan tantangan baru  atas perlindungan privasi pribadi. Karena, informasi yang dikirim melalui jaringan yang sangat luas mungkin saja melewati banyak sisten komputer yang Berbeda sebelum informasi mencapai tujuan akhirnya. sistem ini mempunyai kemampuan untuk melakukan pengawasan, pengambilan, dan penyimpanan komunikasi yang melewati sistem tersebut.

 

SOLUSI TEKNIS

Selain perundang-undangan, teknologi baru telah bermunculan untuk melindungi privasi pengguna selama berinteraksi di Web. Saat ini juga ada perangkat yang membantu pengguna menentukan jenis data pribadi yang dapat diambil oleh situs-situs Web. Batasan preferensi Privasi, yang disebut dengan P3P, menentukan komunikasi otomatis kebujakan privasi antara sebuah situs perdagangan dan pengunjungnya.

 

HAK KEKAYAAN : KEKAYAAN INTELEKTUAL

Sistem informasi yang kontemporer memiliki tantangan yang berat bagi undang-undang dan praktik yang ada serta melindungi kekayaan intelektual pribadi.

 

RAHASIA DAGANG

Produk karya intelektual apapun-rumus, perangkat, pola, atau kompilasi data yang digunakan untuk sebuah tujuan bisnis dapat diklasifikasikan sebagai rahasia dagang (trade secret), asalkan hal itu tidak didasarkan pada informasi di domain publik. Perlindungan untuk rahasia dagang bervariasi di setiap negara. Pada umumnya, undang-undang rahasia dagang mengizinkan monopoli untuk ide-ide dari sebuah produk karya, meskipun monopoli tersebut bisa jadi sangat lemah.

 

HAK CIPTA

            Hak cipta adalah pengakuan oleh undang-undang yang melindungi pencipta kekayaan intelektual dari penggandaan hasil karyanya oleh pihak lain untuk tujuan apapun selama usia hidup pencipta ditambah 70 tahun  setelah penciptanya meninggal. Sedangkan untuk perusahaan, perlindungan hak cipta akan berakhir 95 tahun setelah penciptaan pertamanya.

 

HAK PATEN

Hak paten memberikan hak monopoli eksklusif kepada pemilik gagasan yang melatar belakangi suatu penemuan selama 20 tahun.

 

TANTANGAN BAGI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

                Dengan berkembangnya jaringan elektronik, termasuk internet, telah membuat perlindungan kekayaan intelektual semakin sulit dilindungi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh International Data Corporation untuk business software alliance mendapati bahwa lebih dari sepertiga peranti lunak di seluruh dunia telah ditiru atau dibajak, dan usiness alliance mealporkan bahwa kerugian pembajakan peranti lunak setiap tahunnya mencapai 29 Milyar dollar

 

Author:
• Sunday, November 27th, 2016

INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI 

 

DEFINISI DARI INFRASTRUKTUR TI

Infrastruktur TI (Teknologi Informasi) adalah seperangkat fisik dan aplikasi perangkat lunak yang diperlukan untuk mengoperasikan seluruh perusahaan. Tapi Infrastruktur Teknologi Informasi juga termasuk dalam layanan firmwide perusahaan yang dianggarkan oleh pihak manajemen. Yang meliputi layanan tersebut adalah:

  • Jasa telekomunikasi yang menyediakan data, suara, dan video yang kepada karyawan
  • Menghitung platform yang digunakan untuk menghitung jasa layanan komputasi yang menghubungkan karyawan, pelanggan dan pemasok kedalam lingkungan digital
  • Layanan manajemen data yang menyimpan dan mengelola data perusahaan dan mempunyai kemampuan untuk menganalisis data
  • Layanan pendidikan TI yang memberikan layanan pelatihan penggunaan system untuk karyawan dan menawarkan manajemen training dalam bagaimana merencanakan dan mengelola investasi TI

EVOLUSI INFRASTRUKTU TI

                Infrastruktur TI dalam sebuah organisasi saat ini adalah sebuah hasil selama lebih dari 50 tahun evolusi dalam platform komputasi.  Ada lima tahapan dalam evolusi ini, masing-masing mewakili konfigurasi yang berbeda dari daya komputasi dan elemen infrastruktur. Lima era tersebut adalah :

  1. Era mesin akuntansi elektronik
  2. Era Mainframe Umum dan computer mini
  3. Era PC
  4. Era Klien/server
  5. Era Komputasi Internet perusahaan

KOMPONEN INFRASTRUKTUR

  1. Platform perangkat keras computer
  2. Platform perangkat lunak computer
  3. Platform system operasi
  4. Manajemen dan penyimpanan data
  5. Platform telekomunikasi
  6. Platform internet
  7. Jasa konsultasi dan integrasi system

 

TREN PLATFORM PERANGKAT KERAS TERKINI

  1. Platform digital mobile
  2. Konsumerisasi dari it Dand Byod
  3. Komputasi jaringan
  4. Virtualisasi
  5. Cloud computing

Ada 3 tipe cloud computing system dalam melayani jasa:

  • Cloud infrastruktur sebagai layanan jasa
  • Cloud platform sebagai layanan jasa
  • Cloud software sebagai layanan jasa
  1. Green computing
  2. Prosesor dengan performa tinggi dan hemat energy
  3. Komputasi otonom

 

 

TREN PLATFORM PERANGKAT LUNAK TERKINI

Ada 4 tema utama dalam evolusi platform:

  1. Linux dan perangkat lunak open source
  2. Java, html dan html 5
  3. Layanan web dan arsitektur berorientasikan lapangan
  4. Layanan alih daya lunak dan cloud service

MANAJEMEN ISU

Menciptakan dan mengelola infrastruktur TI menimbulkan beberapa tantangan. Berurusan dengan platform dan perubahan telkonpgi, manajemen dan tata kelola dan membuat infrastruktur investasi yang bijaksana.

Author:
• Friday, October 07th, 2016

Hasil Survey Daya Beli Mahasiswa Terhadap Harga Parfum

 

Parfum merupakan salah satu barang yang wajib dimiliki dan wajib digunakan saat ini oleh kebanyakan orang dari mulai orang dewasa, remaja, bahkan anak – anak. Namun, berhubung harga parfum terbilang cukup mahal, saat ini banyak sekali produsen supplier parfum yang menjual parfum refill dengan harga murah dan kualitas yang terbilang cukup bagus.

Disini saya melakukan survey terhadap mahasiswa di Kota Bandung mengenai daya beli mahasiswa terhadap harga parfum di pasaran. Inilah tanggapan – tanggapan dari 27 responden berdasarkan survey yang saya sebar.


I. Tanggapan responden mengenai pentingnya parfum bagi mahasiswa

Tanggapan responden mengenai pentingnya parfum di kalangan mahasiswa dapat dilihat dalam bentuk persentase diagram dibawah ini

capture-20161008-000152                                                                                                Gambar 1.1

Berdasarkan hasil survey diketahui 30% mahasiswa beranggapan bahwa parfum adalah barang yang sangat penting dan wajib dimiliki, 59% diantaranya mengganggap penting, dan 11% diantaranya beranggapan bahwa parfum itu tidak terlalu penting. Namun taka da satupun yang beranggapan bahwa parfum merupakan barang yang tidak penting.

II. Tanggapan responden mengenai seberapa sering mahasiswa membeli parfum

Dalam sebulan rata – rata 70% mahasiswa  di Kota Bandung tidak terlalu sering membeli parfum namun, 26% diantaranya sering membeli parfum, dan 4% diantaranya tidak pernah membeli parfum.

capture-20161008-000623

III. Tanggapan responden mengenai tipe parfum yang biasa dibeli oleh mahasiswa

Pada dasarnya parfum memiliki 4 tipe untuk kadar kewangianya. Namun, biasanya masyarakat umumnya hanya mengetahui 3 tipe parfum. Berdasarkan hasil survey yang disebar kepada 27 responden khususnya kepada mahasiswa, dapat dilihat persentasenya di dalam diagram berikut :

capture-20161008-000947

 

Dalam table ditunjukan bahwa 63% mahasiswa lebih memilih parfum dengan tipe Eau De Perfume, 22% lainya memilih parfum dengan tipe eau de cologne dan sisanya sebesar 15% memilih parfum dengan tipe Eau de toilette.

IV. Tanggapan responden mengenai biaya yang dikeluarkan untuk membeli parfum dalam sebulan

Rata – rata biaya yang dikeluarkan  mahasiswa perbulan untuk membeli  sebotol parfum dapat dilihat berdasarkan survey yang disebar kepada 27 responden dapat dilihat persentasenya di dalam sebuah diagram berikut:

capture-20161008-001227

Berdasarkan hasil survey diketahui bahwa 52% mahasiswa berani dan biasa mengeluarkan uang untuk membeli parfum sekitar Rp. 20.000 – Rp. 50.000 dalam sebulanya, lalu 26% mahasiswa berani mengeluarkan Rp. 50.000 – Rp.100.000 perbulanya, 11% mahasiswa biasa mengeluarkan Rp. 100.000-Rp.200.000 perbulanya, dan 11% mahasiswa lainya berani dan biasa mengeluarkan lebih dari Rp. 200.000 perbulanya.

V. Tanggapan responden mengenai harga yang dikeluarkan untuk membeli sebotol parfum

Tanggapan responden mengenai biaya yang dikeluarkan untuk membeli sebotol parfum dapat dilihat persentasenya di dalam diagram berikut:

capture-20161008-001612

Berdasarkan diagram diatas diketahui 67% mahasiswa biasa membeli sebotol parfum dengan harga berkisar Antara RP.30.000 – Rp. 75.000. 22% mahasiswa lainya biasa membel sebotol parfumdengan harga berkisar Antara Rp. 75.000 – Rp.125.000. dan 11% mahasiswa lainya biasa membeli sebotol parfum dengan harga kisaran Rp. 125.000- Rp.200.000.

VI. Tanggapan responden tentang parfum diatas Rp. 500.000

Harga parfum pada umumnya tidaklah murah, berdasarkan hasil survey yang disebarkan kepada 27 mahasiswa dapat diketahui hasil dari ketertarikan serta minat mahasiswa untuk mebeli parfum diatas Rp. 500.000 berdasarkan atas diagram berikut:

capture-20161008-001831

Berdasarkan diagram tersebut dapat diketahui bahwa tepatnya 63% mahasiswa tidak tertarik untuk membeli parfum diatas Rp. 500.000, dan sisanya sebanyak 37% mahasiswa tertarik dan mungkin akan membelinya sesekali.

VII. Tanggapan responden mengenai perbedaan Antara parfum refill dna parfum original

Berdasarkan survey yang disebar kepada 27 mahasiswa dapat diketahui hasil persentase di dalam diagram berikut :

capture-20161008-002011

Berdasarkan diagram diatas dapat diketaui bahwa 59% mahasiswa beranggapan bahwa wangi parfum original dan parfum refill tidak terlalu jauh, 26% beranggapan bahwa parfum refill dan original hampir mirip kadar wanginya. 8% mahasiswa beranggapan bahwa parfum ori dan parfum refill memiliki perbedaan yang sangat jauh, dan sisanya sebanyak 7% mahasiiswa beranggapan bahwa parfum refill dan parfum original tidak memiliki perbedaan.

 

VIII. Tanggapan responden mengenai harga parfum ori

Berdasarkan survey yang disebar kepada 27 mahasiswa, dapat diketahui tanggapan responden mengenai harga parfum ori yang mahal di dalam diagram berikut:

capture-20161008-002138

Berdasarkan diagram diatas diketahui bahwa 70% mahasiswa beranggapan wajar bahwa harga parfum ori itu sangat mahal, dan 30% mahasiswa lainya beranggapan tidak wajar

IX. Tanggapan responden mengenai harga parfum yang mahal

Rata- rata mahasiswa beranggapan bahwa harga parfum yang mahal itu wajar jika sebanding dengan ketahanan dalam wanginya. Namun, sebagian mahasiswa beranggapan tidak wajar, karena harga parfum yang mahal hanya ditujukan kepada kalangan menengah atas saja. Mereka tidak tahu alasan mengapa harga parfum bias sangat mahal, padahal kadang banyak parfum refill yang ketahanan wanginya hamper sama dengan parfum original.

X. Tanggapan responden mengenai banyaknya produsen supplier refill parfum

rata – rata mahasiswa beranggapan bahwa itu merupakan hal yang sangat bagus, dengan harga yang ditawarkan sangat terjangkau dibandingkan dengan parfum original itu membuat kalangan menengah bawah, mahasiswa dan pelajar yang pada umumnya belum mendapatkan penghasilan dapat membeli parfum dan mendapatkanya dengan harga yang sangat murah dan kualitas yang bagus pula. Selain itu dengan banyaknya prodeusen supplier parfum juga dapat menambah lapangan pekerjaan.

Author:
• Tuesday, September 13th, 2016

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Category: Uncategorized  | One Comment